- Pengawas Pembina Kemenag Sosialisasikan EMIS GTK dan MAGIS di MTsS Ulumuddin
- UIN Sultanah Nahrasiyah Antar Mahasiswa PPL ke MTsS Ulumuddin
- Selamat Milad Samudera Pasai ke-800, Momentum Mengenang Kejayaan Sejarah Aceh Utara
- Kunjungan Pimpinan Dayah Modern Aron ke MTsS Ulumuddin dalam Rangka Peninjauan Kemajuan Pendidikan
- Visitasi OMI, Kakan Kemenag dan Pengawas Kementerian Agama Kota Lhokseumawe Tinjau Pelaksanaan Kegia
- Siswa MTsS Ulumuddin Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Lhokseumawe
- KEPALA MTSS ULUMUDDIN MENGHADIRI ACARA TEPUNG TAWAR PENGAWAS KOTA LHOKSEUMAWE BERANGKAT JAM\\
- KEGIATAN TRAINING OF TRAINER SANTRI DAMORA KE MTSS ULUMUDDIN
- HARI BURUH NASIONAL
- HARI PENDIDIKAN NASIONAL (HARDIKNAS)
Unjuk Rasa Anti-Yahudi Dikecam Eropa dan Dunia
PARIS - Demo anti-Yahudi yang menyeruak di dunia mendapat kecaman dari negara besar di Eropa. Kecaman tersebut datang dari Jerman, Prancis dan Italia.
Melalui menteri luar negerinya, masing-masing negara mengutuk aksi unjuk rasa yang sering berujung dengan kericuhan dan tindak kekerasan.
"Hasutan, permusuhan, serangan terhadap orang-orang Yahudi tidak memiliki tempat di masyarakat kami," sebut pernyataan gabungan tiga Menlu tersebut, seperti dikutip dari DNA, Rabu (23/7/2014).
Tidak bisa dipungkiri sejak agresi Israel dilancarkan, protes besar terjadi di beberapa negara. Di Prancis, unjuk rasa kelompok Pro-Palestina diakhiri pembakaran di sejumlah objek di depan toko yang dimiliki warga Yahudi.
Bahkan di negara ini, akibat memanasnya kondisi di Gaza, ketegangan antara kelompok Pro-Palestina dan warga Yahudi di Prancis acap kali terjadi. Prancis sendiri merupakan negara dengan populasi warga Yahudi terbanyak di Eropa.
Tidak hanya di Prancis, kondisi di Gaza pun jauh lebih buruk. Akibat pertempuran Hamas-Israel jumlah korban, khususnya dari warga sipil Palestina mencapai hampir 600 orang.










