- KEPALA MTSS ULUMUDDIN MENGHADIRI ACARA TEPUNG TAWAR PENGAWAS KOTA LHOKSEUMAWE BERANGKAT JAM\\
- KEGIATAN TRAINING OF TRAINER SANTRI DAMORA KE MTSS ULUMUDDIN
- HARI BURUH NASIONAL
- HARI PENDIDIKAN NASIONAL (HARDIKNAS)
- PELATIHAN GURU MTSS ULUMUDDIN DENGAN JUDUL GURU SANG MUTIVATOR
- PEMBERIAN APRESIASI OLEH WAKILO KEPALA BIDANG KESISWAAS KEPADA SANTRI YANG SUDAH MENGKAHATAM AL QUR
- MTSS ULUMUDDIN MELAKSANAKAN ASESMEN MADRASAH UNTUK KLS IX MULAI TANGGAL 20 APRIL S/D 26 APRIL 2026
- KEPALA MTSS ULUMUDDIN MENGHADIRI ACARA BIMTEK PENYUSUNAN SOAL AM KELAS IX TAHUN AJARAN 2025/2026
- KEPLA MTSS ULUMUDDIN MENGIKUTI KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS TES KOMPETENSI AKADEMIK
- WISUDA SANTRI DAYAH ULUMUDDIN G-30
Perusahaan Besar Sharp Tak Lagi Produksi TV?

Tokyo - Sharp kabarnya mempertimbangkan untuk lebih fokus memproduksi panel LCD (liquid crsytal display) sehingga perlu menjual sejumlah unit bisnisnya. Perusahaan asal Jepang ini berencana untuk tak lagi merakit TV.
Sharp seperti dilaporkan surat kabar setempat Nikkei, disebut-sebut akan melepas unit bisnis mesin fotokopi dan pendingin ruangan (AC) agar lebih fokus dalam persaingan pasar LCD.
Namun seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Sabtu (18/8/2012), Sharp melalui juru bicaranya menolak laporan tersebut. "Kami mempelajari berbagai pengukuran, namun tidak ada fakta yang mendukung laporan surat kabar Nikke mengenai kemungkinan penjualan operasional utama Sharp," ujar juru bicara tersebut.
Performa perusahaan elektronik ini memang tidak menggembirakan awal bulan ini, dengan harga saham yang merosot pada titik terendahnya dalam 40 tahun terakhir.
Nikkei menyebutkan, sebagai bagian dari upaya pemulihan, Sharp juga akan melakukan spinoff pabriknya di pusat Jepang, yang membuat panel LCD untuk smartphone dan tablet, termasuk untuk komponen iPhone dan iPad Apple.
"Sharp mungkin saja menerima suntikan investasi dari pabrikan lain dan menjalankan operasional pabrik bersama-sama, seperti yang dilakukan Hon Hai roPrecision asal Taiwan di pabrik Sakai yang berlokasi di prefecture Osaka," tulis Nikkei.
Saham Sharp turun 1,14% menjadi 173 yen pada penutupan perdagangan Jumat.










